NIKMATI LAYANAN TRAVEL PRIBADI, BOOKING DAN CETAK SENDIRI TIKETNYA

BIRO TIKET PESAWAT ONLINE

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..



KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini


BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA


Bergabung? silahkan klik disini


Rabu, 01 Mei 2013

Siklus Lima Tahun Final Senegara di Liga Champions

|0 komentar


Lolosnya dua tim Jerman ke final Liga Champions musim ini sekaligus memperpanjang siklus lima tahunan final senegara di kompetisi antar klub tertinggi di Eropa itu.

Siklus ini dimulai 10 tahun lalu ketika dua tim asal Italia melaju ke partai puncak Liga Champions musim 2002/2003 di Manchester. Dalam laga di Old Trafford itu, AC MIlan berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Juventus lewat adu penalti.

Berselang lima tahun kemudian, final senegara terulang lagi. Kali ini Inggris yang beruntung, Manchester United bertemu Chelsea di Luzhniki Stadium Moskow. Setan Merah keluar sebagai pemenang setelah mengandaskan The Blues, lagi-lagi lewat adu penalti.

Terakhir, di tahun ini, siklus itu kembali seperti banjir besar yang menyerang Jakarta lima tahun sekali. Duo Jerman Borussia Dortmund dan Bayern Munich akan memanggungkan Der Klassiker di stadion terbesar di Inggris Wembley pada 25 Mei mendatang.

Jika dirunut lebih jauh, final senegara juga pernah terjadi di musim 1999/2000. Meskipun tak sesuai dengan siklus lima tahun, tapi final ini memiliki kemiripan dengan dua final lain. Ya, pemenang harus ditentukan lewat adu tendangan penalti. Ketika itu, Real Madrid menjadi jawara dengan mengalahkan Valencia di Stade de France, Paris.

Jadi, apakah tahun ini juaranya harus diketahui setelah penalty shoot-out? Kita lihat saja.

Sumber: bola.net

Liga Champions : Bayern Hajar Barcelona 3 Gol Tanpa Balas untuk ke Wembley

|0 komentar
Para pemain Bayern Muenchen merayakan gol pertama ke gawang Barcelona yang dicetak Arjen Robben pada leg kedua semifinal Liga Champions, di Camp Nou, Rabu (1/5/2013). Bayern menang 3-0 pada laga tersebut dan berhak melaju ke final dengan agregat 7-0.


Meski bermain di kandang sendiri, Barcelona dibuat tidak berdaya setelah kembali takluk 0-3 oleh Bayern Muenchen pada leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Camp Nou, Rabu atau Kamis (2/5/2013). Kekalahan itu pun membuat mimpi Barcelona ke final pupus karena Blaugrana kalah agregat 0-7 dari Die Bayern.


Berkat hasil ini, sejarah baru juga tercipta di perhelatan Liga Champions karena untuk kali pertama dua tim asal Jerman bertemu di final. Pada partai puncak yang akan digelar di Wembley pada 25 Mei mendatang, Bayern akan menantang Borussia Dortmund yang lebih dulu lolos setelah mengempaskan wakil Spanyol lainnya, Real Madrid (agregat 4-3), Selasa (30/4/2013).

Tiga gol Bayern pada pertandingan kali ini dicetak Robben pada menit ke-49, gol bunuh diri Gerrard Pique (72), dan gol dari Thomas Mueller (76). Barcelona yang tampil dengan tidak diperkuat oleh andalannya, Lionel Messi, terlihat kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan Bayern sepanjang pertandingan. Sementara itu, duet Robbery—julukkan Robben dan Franck Ribery—sukses menjadi kreator gol-gol tersebut.

Barcelona sebenarnya sudah mencoba mengambil alih penguasaan bola sejak menit-menit awal. Namun, beberapa kali kubu tim tamu juga melakukan serangan cukup rapi yang beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.

Pada menit ke-11, misalnya, berawal dari serangan balik, Arjen Robben melakukan tusukan berbahaya dari sisi kanan lapangan. Namun, barisan belakang Barcelona masih sigap menutup pergerakan gelandang asal Belanda tersebut.

Sepanjang pertengahan babak pertama ini, lini tengah kedua kubu berperan penting dalam melancarkan serangan masing-masing. Barcelona yang dikomandoi Xavi Hernandez dan Andres Iniesta terlihat beberapa kali mencoba menembus barisan pertahanan Bayern.

Sementara itu, Bayern terlihat lebih sabar dan banyak mengandalkan serangan balik memanfaatkan kecepatan Robben dan Franck Ribery di sisi sayap lapangan. Adapun dua gelandang bertahan, Javi Martinez dan Bastian Schweinsteiger, tampil cukup baik saat mengawal daerah pertahanannya dari serangan tuan rumah.

Kesulitan menembus rapatnya baruisan pertahanan tim tamu, Barcelona mulai mencoba tendangan spekulasi dari luar kotak penalti Bayern. Usaha itu hampir membuahkan hasil pada menit ke-24, jika saja bola tendangan keras Pedro Rodriguez dari luar kotak penalti tidak bisa ditepis kiper Bayern, Manuel Neuer.

Tiga menit berselang, giliran Xavi Hernandez yang mendapatkan peluang. Namun, lagi-lagi upaya skuad Blaugrana gagal karena bola tendangan voli Xavi dari jarak dekat gawang Bayern masih melambung di atas mistar gawang Bayern.

Barcelona terus menekan pertahanan tim tamu. Namun, barisan belakang Bayern tampil cukup disiplin mengawal setiap pergerakan pemain Barcelona sehingga membuat skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Bayern langsung tampil menggebrak. Laga baru berjalan empat menit, Robben membuat pendukung tuan rumah terdiam setelah sukses menyarangkan bola ke dalam gawang Valdes pada menit ke-49.

Berawal dari umpan panjang Alaba dari sisi kiri lapangan, Robben mengontrol bola itu kemudian melakukan penetrasi ke jantung pertahanan Barcelona dari sisi kanan. Dengan ciri khasnya, pemain asal Belanda itu pun melepaskan bola dengan kaki kiri di antara kawalan bek Barcelona, Adriano, yang tak dapat ditepis Valdes.

Gol itu pun memaksa Barcelona mau tidak mau harus mencetak enam gol jika ingin lolos ke final. Situasi itu membuat pemain Bayern bermain semakin tenang. Meski banyak bertahan, skuad asuhan Jupp Heynckes itu masih mampu menciptakan sejumlah peluang yang diawali kerja sama tim yang cukup baik.

Kesulitan menembus pertahanan Bayern, pemain Barcelona mulai terlihat frustrasi. Keluarnya Xavi pada menit ke-55 membuat beberapa serangan mereka cukup mudah dipatahkan oleh Philipp Lahm dan kawan-kawan.

Hal itu pun dimanfaatkan Bayern. Berawal dari aksi Ribery di sisi kiri, Pique membuat asa tuan rumah semakin tertutup setelah dirinya mencetak gol bunuh diri pada menit-72. Mantan pemain Manchester United itu salah mengantisipasi umpan silang Ribery, yang bolanya justru masuk ke gawangnya sendiri.

Unggul dua gol dengan agregat enam gol, Bayern tak menurunkan serangan. Benar saja, lagi-lagi Valdes dipaksa menjadi saksi gawangnya kebobolan tiga kali setelah Thomas Mueller mampu mencatatkan namanya di papan skor empat menit berselang. Gol tersebut ditorehkannya dengan memanfaatkan umpan silang Ribery dari sisi kiri lapangan.

Kebobolan tiga kali membuat permainan Barcelona menurun. Hingga menit-menit akhir, meski mampu menguasai jalannya pertandingan, mereka pun tetap kesulitan menembus pertahanan Bayern. Skor 3-0 untuk Bayern bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan, Barcelona menguasai bola sebanyak 58 persen dan melepaskan sembilan peluang emas dari 15 usaha. Adapun Bayern melepaskan lima tembakan akurat dari delapan percobaan.

Susunan Pemain:
Barcelona (4-3-3):
1-Victor Valdes, 2-Dani Alves, 3-Gerard Pique, 15-Marc Bartra, 21-Adriano Correia, 4-Cesc Fabregas, 6-Xavi Hernandez (9-Alexis Sanchez 55), 8-Andres Iniesta (11-Thiago), 25-Alex Song, 7-David Villa, 17-Pedro Rodriguez.
Pelatih: Tito Vilanova.

Bayern (4-2-3-1): 1-Manuel Neuer, 5-Daniel Van Buyten, 17-Jerome Boateng, 21-Philipp Lahm (13-Rafinha 77), 7-Franck Ribery, 8-Javi Martinez (44-Anatoliy Tymoschuk 74), 10-Arjen Robben, 25-Thomas Muller, 27-David Alaba, 31-Bastian Schweinsteiger (30-Luis Gustavo Dias 66), 9-Mario Mandzukic.
Pelatih: Jupp Heynckes.

Wasit: Damir Skomina (Slovenia).

Selasa, 30 April 2013

Pukulan KO Paling Telak Sepanjang Sejarah

|0 komentar


Petinju Meksiko, Juan Manuel Marquez, akhirnya meraih kemenangan atas petinju Filipina, Manny Pacquiao setelah tiga pertarungan sebelumnya selalu gagal. Pertandingan ditutup lewat pukulan knock out (KO) alias pukulan yang menjatuhkan dan lawan tak sanggup bangun.

Marquez, yang sudah berusia 39 tahun, berhasil menjatuhkan Pacquiao lewat pukulan kanan ke dagunya di ronde keenam. Pac-Man – julukan Pacquiao – langsung terkapar.

Namun apakah itu pukulan KO terbaik yang pernah terjadi? Belum tentu. Setidaknya masih ada belasan catatan pukulan KO hebat di ring tinju:

1. Manny Pacquiao Vs Ricky Hatton, 2 Mei 2009


Hatton diharapkan dapat memberikan perlawanan berarti bagi Pacquiao. Apalagi dengan modal rekor 45 kali menang dan sekali kalah. Namun kenyataannya, Pac-Man benar-benar jauh lebih unggul. Hatton tak berkutik di ronde pertama setelah tersambar hook dari Pac-Man. Hutton tersungkur, pertandingan pun terhenti.

2. Diego Corrales Vs Jose Luis Castillo, 7 Mei 2005

Sembilan ronde pertama yang luar biasa, tapi pada ronde 10 terjadi hal yang mustahil. Castillo menjatuhkan Corrales dua kali di awal ronde dan Corrales tampak seperti tidak mampu melanjutkan pertandingan. Entah mendapatkan energi dari mana, dia berhasil meluluhlantakkan Castillo dengan pukulan tangan kanan lurus yang membuat Castillo tak mampu melanjutkan pertandingan.

3. George Foreman Vs Michael Moorer, 5 November 1994


Foreman berusia 45 tahun dan mencoba untuk mendapatkan kembali gelar kelas beratnya. Dia menggila ketika melawan Moorer sepanjang sembilan ronde pertama. Foreman melemparkan jab dan pukulan kanan lurus di belakangnya, meremas Moorer, sehingga membuat reporter HBO, Jim Lampley berteriak, "Itu terjadi! Itu terjadi!" Foreman, pada usia 45 tahun, menjadi juara kelas berat tertua pada olahraga tinju.

4. Buster Douglas Vs Mike Tyson, 10 Februari 1990

Tyson difavoritkan untuk mempertahankan gelar kelas beratnya yakni versi IBF / WBA / WBC dengan rekor pertandingan 42-1 . Namun Tyson bermasalah dari awal. Douglas memiliki pukulan yang kuat dan terus-menerus menghujani pukulan ke wajah Si Leher Beton.

Sebenarnya Tyson menjatuhkan Douglas di ronde delapan, serta hampir menyelamatkan gelarnya. Namun Douglas kembali bangkit. Dia memukul Tyson dengan serangkaian uppercut dan kemudian pukulan telak yang menjatuhkan Tyson. Juara dunia itu tak bisa bangun dan menerima kekalahan pertamanya.

5. Mike Tyson Vs Michael Spinks, 27 Juni 1988

Pada pertarungan ini Tyson dalam posisi puncaknya. Pertarungan tersebut merupakan pertarungan dua pria tak terkalahkan dan masing-masing memegang sabuk kelas berat, namun Spinks babak belur sampai Tyson harus menghentikan serangannya. Tyson mengatasi Spinks dengan tangan kanannya sekitar 70 detik. Spinks bangkit, namun Tyson dengan cepat mendaratkan pukulan KO dengan tangan kanannya.

6. Marvelous Marvin Hagler Vs Thomas Hearns, 15 April 1985

Dianggap oleh banyak orang sebagai pertarungan terbaik dalam sejarah tinju, Hagler terlalu kuat untuk Hearns. Terbukti, dalam pertandingan ini ia tampil habis-habisan. Hagler terpojok di ronde ketiga dan dia tahu harus melakukan sesuatu yang dramatis. Hagler mendaratkan hook kanan ke kepala yang membuat Hearns terhuyung-huyung. Hagler berlari melintasi ring setelah berhasil menyarangkan pukulan dengan tangan kanan. Hearns kalah untuk pertama kalinya dan Hagler merayakan kemenangan setelah berjuang keras.

7. Thomas Hearns Vs Roberto Duran, 15 Juni 1984

Hearns menunjukkan kekuasaannya di laga ini. Dia menjatuhkan Duran dua kali dalam ronde pertama dan mengakhiri laga dengan pukulan lurus tepat di ronde kedua yang dikirim ke wajah Duran dan membuatnya jatuh menyentuh lantai.

8. Muhammad Ali Vs George Foreman, 30 October 1974

Pertarungan ini dikenal sebagai "The Rumble in the Jungle," dan diselenggarakan di Kinshasa, Zaire, yang sekarang dikenal sebagai Kongo. Ali saat itu diprediksi karirnya akan habis dan banyak yang khawatir dia akan terluka parah. Namun dalam laga ini Ali mengeluarkan strategi "Rope-a-Dope". Dia bersandar di tali, menutupi muka dan memungkinkan Foreman meninjunya. Setelah Foreman lelah, Ali membuka dan meninju Foreman dalam ronde kedelapan sekaligus memenangi gelar kedua kalinya.

9. George Foreman Vs Joe Frazier, 22 Januari 1973

Frazier memasuki pertarungan sebagai juara, dengan catatan angka 29-0 dan 25 KO. Foreman dengan catatan 37-0 dan 34 kali menang KO. Ini menjadikan pertarungan penuh aksi, namun hanya untuk satu orang. Foreman menjatuhkan Frazier sebanyak enam kali, sekali pukulan membuat Frazier kehilangan keseimbangan, sekaligus keluar menjadi juara.

10. Sugar Ray Robinson Vs Gene Fullmer, 1 Mei 1957

Empat bulan sebelumnya, Robinson kehilangan gelar kelas menengah oleh Fuller di New York. Mereka melakukan pertandingan ulang di Chicago dan Fullmer lagi-lagi melakukan dengan baik ketika Robinson memukulnya dengan hook kiri ke rahangnya yang menempatkan Fullmer keluar ring tinju dengan KO.

11. Rocky Marciano Vs Jersey Joe Walcott, 23 September 1952

Pertarungan ini menandai awal kejayaan Marciano sebagai juara kelas berat. Meskipun tertinggal poin, namun Walcott berhasil memberikan pukulan menyilang tepat di dagu sekaligus menjadikan salah satu icon foto tinju sepanjang masa. Foto itu menunjukkan pukulan yang diarahkan ke wajah Walcott dan membuat membuat mimik wajah yang menarik.

12. Joe Louis Vs Max Schmeling, 22 Juni 1938

Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dengan Jerman karena kebijakan agresif negeri rezim Hitler, mempengaruhi sebuah pertandingan olah raga. Schmeling mengalahkan Louis pada tahun 1936 dan Amerika sangat ingin melihat Louis membalas dendam. Dia melakukannya dengan cara yang spektakuler. Meninju Schmeling hingga terkapar sebanyak tiga kali dalam ronde pertama dan memaksa wasit Arthur Donovan untuk menghentikannya.

13. Jack Dempsey Vs Luis Angel Firpo, 14 September 1923

Pertarungan tersebut seperti perkelahian liar dan Dempsey mampu menjatuhkan Firpo ke lantai hingga tujuh kali di babak pertama. Namun Dempsey juga sempat tersungkur dua kali. Dalam babak kedua, Dempsey semakin menggila dan berhasil menghentikan Firpo di menit pertama babak untuk mempertahankan gelar kelas beratnya.

14. Jack Johnson Vs Stanley Ketchel, 16 Oktober 1909

Johnson adalah juara kelas berat dan Ketchel juara kelas menengah, tapi KO yang terjadi pada pertandingan tersebut adalah satu di antara pertandingan paling brutal yang pernah ada. Pertama, kekuatan meninju Ketchel, salah satu punchers besar dalam sejarah olah raga, sehingga membuat Johnson tersungkur di ronde 12.

Namun ketika Johnson bangkit, ia meninju keras Ketchel. Dia mendaratkan pukulan dengan tangan kanan yang tidak hanya membuat Ketchel keluar arena, tetapi juga menanggalkan beberapa gigi Ketchel menempel di sarung tangannya.

Dari berbagai sumber

Liga Champions : Real Madrid Menang 2-0 atas Borussia Dortmund, Tapi tetap gagal ke Final

|0 komentar

Striker Real Madrid, Karim Benzema (tengah), sukses membobol gawang Borussia Dortmund pada leg kedua babak semifinal Liga Champions 2012-13 di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa atau Rabu (1/5/2013) dini hari WIB. Pada laga itu, Madrid menang 2-0, namun tetap tersingkir karena kalah agregat 3-4.

MADRID, Kemenangan Real Madrid atas Borussia Dortmund dengan skor 2-0 di leg kedua semifinal Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Madrid, Selasa atau Rabu (1/5/2013) WIB, menjadi sia-sia. Madrid tetap tersingkir karena kalah agregat 3-4 dari Dortmund.

Ini menjadi kegagalan yang ketiga secara beruntun bagi Madrid di babak semifinal Liga Champions. Sebelumnya, Madrid disingkirkan Barcelona pada 2010-2011 dan Bayern Muenchen setahun berselang di babak yang sama. Impian meraih gelar Liga Champions kesepuluh harus dikubur dalam-dalam.

Butuh kemenangan minimal 3-0 untuk membalas kekalahan telak 1-4 di kandang lawan, Madrid pun memainkan Luka Modric untuk menemani Xabi Alonso di lini tengah menggantikan tempat Sami Khedira yang disimpan di bangku cadangan. Modric memiliki kemampuan menyerang lebih baik ketimbang Khedira.

Sementara itu, Dortmund tetap memainkan skuad terbaik. Striker Robert Lewandowski menjadi tumpuan mencetak gol, yang dibantu trio Jakub Blaszczykowski, Mario Goetze, dan Marco Reus.

Butuh gol cepat demi menciutkan semangat Dortmund, Madrid pun nyaris membuka keunggulan pada menit ke-4. Sayangnya, meski tinggal berhadapan dengan Roman Weidenfeller, sepakan Gonzalo Higuain masih mengenai kaki sang kiper.

Serangan frontal Madrid kembali menemui jalan buntu. Pada menit ke-14, tembakan voli Cristiano Ronaldo mampu diselamatkan Weidenfeller yang terlihat tampil penuh percaya diri.

Semenit kemudian, serangan Madrid kembali membuat jantung seisi publik Santiago Bernabeu berdetak kencang. Mesut Oezil mendapatkan peluang emas satu lawan satu dengan Weidenfeller. Akan tetapi, tendangan pemain asal Jerman itu malah menyamping meski tak ada tekanan dari bek Dortmund.

Setelah itu, sisa setengah jam babak pertama, laga berlangsung sedikit monoton. Madrid gagal menembus barisan pertahanan rapat Die Borussen, sedangkan serangan balik Dortmund sering tanpa tujuan jelas. Babak pertama berakhir imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, tekanan Madrid semakin mengendur. Bahkan, lima menit setelah jeda, Dortmund memiliki kesempatan terbaik membobol gawang tuan rumah. Umpan terobosan Ilkay Guendogan mengarah tepat ke Robert Lewandowski yang langsung melepaskan tendangan keras dari jarak dekat. Namun, bola masih membentur mistar gawang Diego Lopez.

Pelatih Jose Mourinho mencoba tampil lebih menyerang. Pada menit ke-56, Fabio Coentrao dan Gonzalo Higuain ditarik keluar untuk digantikan Kaka dan Karim Benzema.

Kendati demikian, justru Dortmund yang kembali mengancam. Umpan silang Marco Reus menemukan Guendogan yang sendirian di depan gawang Madrid. Hanya, aksi luar biasa Lopez yang bisa menggagalkan sepakan jarak dekat Guendogan.

Madrid akhirnya bangkit pada menit ke-83. Kerja sama apik Kaka dengan Oezil yang kemudian mengirimkan umpan silang disambut Benzema dengan tendangan keras yang akhirnya membobol gawang Dortmund.

Mendapat angin segar, Ronaldo dkk langsung kembali menggempur pertahanan Dortmund demi mencari gol kedua. Akhirnya, pada menit ke-88, Madrid mendapat gol kedua. Benzema yang bebas di sisi kiri gawang Dortmund memberikan umpan matang kepada Ramos. Tembakan kaki kiri Ramos menghunjam deras jala Dortmund. Skor kini 2-0. Namun, Dortmund tetap unggul agregat 4-3.

Butuh satu gol demi lolos. Madrid terus-menerus memberikan gempuran sampai akhir laga. Namun, skor tetap bertahan 2-0. Meski menang, Madrid tetap gagal lolos. Dortmund pun menjadi klub pertama musim ini yang memastikan tiket ke final Liga Champions yang berlangsung di Stadion Wembley, 25 Mei 2013.

Susunan pemain
Madrid:
41-Diego Lopez; 15-Michael Essien, 4-Sergio Ramos, 2-Raphael Varane, 5-Fabio Coentrao (8-Kaka 56); 14-Xabi Alonso (6-Sami Khedira 67), 19-Luka Modric; 22-Angel di Maria, 10-Mesut Oezil, 7-Cristiano Ronaldo; 20-Gonzalo Higuain (9-Karim Benzema 56)
Pelatih: Jose Mourinho

Dortmund: 1-Roman Weidenfeller; 26-Lukasz Piszczek, 4-Neven Subotic, 15-Mats Hummels, 29-Marcel Schmelzer; 6-Sven Bender, 8-Ilkay Guendogan; 16-Jakub Blaszczykowski (27-Felipe Santana 90+1), 10-Mario Goetze (19-Kevin Grosskreutz 14), 11-Marco Reus; 9-Robert Lewandowski (5-Sebastian Kehl 87)
Pelatih: Juergen Klopp

Wasit: Howard Webb (Inggris)


7 Tanda Mengantuk dan Perlu Hindari Mengemudi

|0 komentar


Kegiatan apapun yang dilakukan dalam keadaan mengantuk tentu hasilnya tak sama dengan melakukannya dalam kondisi fit. Saat mengantuk, akan terjadi penurunan konsentrasi, kewaspadaan, dan refleks. Konsekuensinya, orang yang mengantuk lebih sering melakukan kesalahan yang mempengaruhi akurasi hasil.


Saat mengantuk tidak disarankan untuk melakukan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi tinggi dengan konsekuensi berbahaya seperti mengemudi. Namun tak jarang pula orang memaksakan diri.

Dokter spesialis kesehatan tidur Rumah Sakit Mitra Kemayoran dr. Andreas Prasadja mengatakan, mengemudi saat mengantuk sama berbahayanya dengan mengemudi saat mabuk. Bahkan kecelakaan berkendara akibat mengantuk dua kali lipat dibandingkan jumlah kecelakaan akibat kondisi kendaraan yang tidak layak, dan tiga kali lipat dibandingkan dengan jalan yang tidak layak.

Sayangnya, ujar Andreas, rasa kantuk sering tidak disadari akibat penggunaan stimulan seperti kafein dan nikotin yang dapat menunda kantuk. "Stimulan konon dapat mengatasi kantuk, padahal itu hanya bisa menundanya," tandasnya.

Andreas pun memaparkan tanda-tanda klinis yang perlu diperhatikan saat akan/sedang mengemudi. Jika mengalami tanda-tanda ini, maka sebaiknya Anda mengurungkan niat untuk mengemudi.

1. Kehilangan konsentrasi.
Anda mulai sulit untuk fokus terhadap suatu kegiatan yang Anda lakukan. Anda juga sering memikirkan hal-hal lain di luar apa yang seharusnya Anda pikirkan alias pikiran menerawang.

2. Mata lebih sering berkedip.
Anda merasakan mata Anda mulai pedih dan frekuensi berkedip semakin sering.

3. Berulang kali menguap.
Menguap merupakan tanda mengantuk yang umum, yang menandai otak mulai kekurangan oksigen.

4. Sulit menjaga kepala tetap tegak.
Kepala terasa berat dan lebih ingin disandarkan.

5. Melanggar peraturan.
Terutama saat mengemudi, orang yang ngantuk sering melanggar marka jalan, melewati jalur, dan melakukan beberapa pelanggaran lain.

6. Mudah terpancing emosi.
Mudah tersinggung dan marah salah satu tanda Anda mengantuk.

7. Tidak sadar melewati jalan.
Ketika mengemudi, begitu tersadar Anda terkejut karena sudah melewati jalan tertentu.

"Ukuran" Tetap Penting Buat Wanita

|0 komentar

Ilustrasi

Perdebatan mengenai sejauh mana pengaruh ukuran organ seksual lelaki terhadap minat dan kepuasan pasangan bukanlah hal yang baru. Para ilmuwan melalui hasil kajian teranyar memunculkan sebuah teori yang menegaskan bahwa "ukuran" dapat meningkatkan daya tarik pria di mata pasangan.

Seperti yang dimuat dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, peneliti berkesimpulan bahwa ukuran Mr.P  menjadi salah satu faktor penting dan daya tarik bagi para kaum Hawa dalam memilih pasangan. Hal tersebut sama pentingnya dengan faktor tinggi badan.

Bukannya bermaksud membuat para pria khawatir, namun studi ini justru memberi pencerahan soal proses evolusi pada manusia. Studi ini menunjukkan fakta bahwa manusia memiliki ukuran penis yang relatif besar dibanding ukuran tubuhnya.

Pimpinan studi Brian Mautz dari University of Ottawa, Kanada, mengatakan, ukuran penis memang penting. Tetapi, tinggi dan bentuk tubuh juga tak kalah penting. Semuanya berperan untuk menjadikan penampilan seorang pria menjadi sempurna di mata pasangannya.

Mautz beserta rekannya di Australian National University melakukan studi untuk lebih memahami dan mengerti bagaimana evolusi telah mempengaruhi perkembangan penis manusia. Tidak seperti mamalia lain, ukuran penis manusia terlihat dengan jelas, setidaknya ketika mereka dalam kondisi tanpa busana-  dan proses evolusi telah berpihak kepada pria dengan ukuran organ seksual lebih besar.

Studi ini melibatkan 105 wanita Australia heteroseksual berusia rata-rata 26 tahun. Mereka dimintai pendapat mengenai 53 gambar pria hasil rekayasa komputer dengan tinggi, bentuk badan serta ukuran penis yang bervariasi. Para wanita ini diharuskan membuat peringkat gambar pria tersebut berdasarkan daya tariknya.

Ukuran dan proposi dari gambar pria ni didasarkan atas hasil kajian yang melibatkan 1.000 pria Italia. Ukuran organ seksual pria paling panjang dalam gambar tersebut setara dengan 5,1 inci.

Hasil kajian menemukan, semakin besar "ukuran", semakin tinggi daya tarik gambar pria di mata para wanita. Bahkan pria dengan ukuran paling pendek pun masih dinilai setidaknya menarik di mata responden. Penambahan ukuran 1 sentimeter setara dengan  1-persen meningkatnya daya tarik. Ini lebih kompleks," kata Mautz.

Penelitian sebelumnya menghubungkan faktor tinggi badan dengan perbedaan positif pada kehidupan pria. Mautz mencatat, pria jangkung cenderung memiliki peluang lebih besar mencapai posisi atau jabatan penting dan memiliki pasangan yang lebih banyak.

Riset terbaru ini tidak mempertimbangkan beragam faktor yang dapat mempengaruhi keputusan wanita modern dalam memilih  pasangan, misalnya kepribadian, kesejahteraan atau daya tarik pria. Namun begitu, peneiti berspekulasi, ketertarikan wanita pada ukuran organ seksual  memainkan peran terhadap evolusi tubuh manusia. Pria dengan organ seksual yang besar berpeluang mendapatkan lebih banyak anak dan mewariskan sifat-sifatnya karena mereka lebih banyak menarik minat para wanita.

Sai Gaddam, ahli saraf yang telah menulis tentang psikologi dan biologi dari seksualitas manusia dan tidak terlibat pada studi ini mengatakan, metode studi ini cukup berguna untuk menentukan faktor yang membuat pria menjadi menarik di mata wanita.

"Namun membuat penilaian estetika dengan hanya melibatkan 105 wanita untuk melihat gambar saja belum cukup untuk bisa membuktikan faktor memilih pasangan," imbuhnya.


Sumber : Healthday News

Saat Lupa Sesuatu, Kepal Tangan Anda!

|0 komentar


Sering mengalami kesulitan mengingat sesuatu? Tak ada salahnya mencoba saran yang satu ini. Kepalkan tangan untuk beberapa saat. Menurut sebuah penelitian, mengepalkan tangan kanan selama sekitar 90 detik terbukti dapat membantu meningkatkan kemampuan mengingat suatu, sedangkan mengepalkan tangan kiri membantu mengingat kembali peristiwa yang lalu.


Manfaat mengepalkan tangan terungkap dalam penelitian yang dilakukan para ahli dari Montclair State University dipimpin Ruth Propper. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal PLOS ONE.

"Penemuan ini menunjukkan pergerakan tubuh yang sederhana dengan jangka waktu tertentu mengubah cara otak bekerja, termsauk dalam mengingat. Penelitian selanjutnya adalah apakah pengepalan tangan berpengaruh pada kemampuan kognitif, misalnya verbal atau spasial," kata Propper.

Penelitian ini didasarkan pada riset sebelumnya dari UCLA. Menurut penelitian tersebut, stimulasi pada area tertentu pada otak bisa meningkatkan kemampuan mengingat. Penulis penelitian tersebut menyimpulkan, pengepalan tangan secara terpisah dapat meningkatkan aktivitas neuron pada area frontal lobe di contralateral hemisphere.

Seringnya mengepalkan tangan berhubungan dengan meningkatnya stimulasi hemisphere untuk terus bekerja, dan selalu dalam fase berproses. Untuk membuktikan bagaimana mengepalkan tangan berefek pada memori dan mengingat hal lampau, peneliti menggunakan 51 patisipan.

Para partisipan harus mengepalkan tangan, kemudian mengingat 72 kata. Partisipan dibagi menjadi 5 kelompok sesuai perlakuan yang diterapkan. Kelompok 1 mengepalkan tangan kanan 90 detik, sebelum dan setelah mengingat kata. Kelompok 2 mengepalkan tangan kiri sebelum dan setelah mengingat kata. Kelompok 3 mengepalkan tangan kanan sebelum mengingat, dan tangan kiri setelah mengingat kata-kata tersebut. Kelompok 4 mengepalkan tangan kiri sebelum mengingat dan tangan kanan setelah mengingat. Kelompok 5 berfungsi sebagai kontrol, yang tidak mengepalkan tangan.

Hasilnya, kelompok yang mengepalkan tangan kanan sebelum mengingat kata dan tangan kiri setelahnya, memperlihatkan hasil terbaik. Penelitian ini sekaligus juga membuktikan kebenaran penelitian di UCLA.  Penelitian lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah mengingat kata berhubungan dengan stimulasi penglihatan seperti, mengingat wajah dan hal spasial.

Sumber: kompas.com

Popular Posts