NIKMATI LAYANAN TRAVEL PRIBADI, BOOKING DAN CETAK SENDIRI TIKETNYA

BIRO TIKET PESAWAT ONLINE

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

Sabtu, 25 Februari 2012

Macam-Macam Pesawat Supersonik




1. Bell X-1
Bell-X1, awalnya XS-1 adalah pesawat terbang pertama yang melampaui kecepatan suara. Dia merupakan X-plane pertama, satu seri pesawat yang dirancang untuk pengetesan teknologi baru dan biasanya sangat dirahasiakan. X-1 #46-062, nicknamed "Glamorous Glennis". Pada 14 Oktober 1947, Chuck Yeager dari United States Air Force menerbangkan pesawat #46-062, yang dia namakan 'Glamorous Glennis', atas istrinya. Pesawat ditenagai roket tersebut diluncurkan dari perut pesawat Boeing B-29 Superfortress yang telah dimodifikasi. Pesawat #46-602 adalah model yang sekarang dipamerkan di atrium utama di National Air and Space Museum di Washington, DC, berdampingan dengan Spirit of St. Louis dan SpaceShipOne.

2. Concorde
Concorde adalah sebuah pesawat terbang supersonik yang merupakan satu dari dua jenis pesawat penumpang supersonik yang pernah melayani jalur transportasi secara komersial. Pesawat supersonik lainnya tersebut adalah Tupolev Tu-144 milik Rusia yang juga ditengarai adalah hasil spionase dari Concorde. Concorde memiliki kecepatan jelajah 2,04 Mach (kecepatan suara) dan ketinggian terbang hingga 60.000 kaki (17.700 meter) dengan konfigurasi sayap delta dan evolusi mesin yang dilengkapi dengan mesin jet afterburner awalnya dikembangkan untuk pesawat pengebom strategis (bomber) Avro Vulcan.Penerbangan komersial yang dioperasikan oleh British Airways dan Air France ini dimulai pada 21 Januari 1976 dan berakhir pada 24 Oktober 2003, dengan penerbangan terakhir pada 26 November tahun yang sama.

3. TU-144
Tupolev Tu-144 (nama pengenalan NATO: "Charger'") adalah sebuah dari dua buah pesawat penumpang berkelajuan supersonik (SST) yang digunakan dalam perkhidmatan komersial, bersama-sama dengan pesawat Concorde. Pesawat ini dibina di bawah pengawasan Alexei Tupolev dari biro rekabentuk Tupolev di Kesatuan Soviet. Tu-144 menyerupai dengan pesawat AĆ©rospatiale / British Aircraft Corporation Concorde. Ia dibangunkan pada waktu yang sama, dan terdapat banyak tuduhan mengatakan perisik Soviet telah memainkan peranan penting, memberi nama gelaran Tu-144 dengan nama "Konkordski" atau "Concordski". Tu-144 menjadi satu-satunya perusahaan pesawat penumpang komersial supersonik yang dibangunkan oleh Tupolev, di mana kebanyakan pesawat supersonik besar yang lain dibina berdasarkan spesifikasi tentera. Kesemua pesawat ini mendapat manfaat dari input saintifik dan teknikal dari TsAGI, Institut Aerohidrodinamik Pusat. McDonnell Douglas, Lockheed dan Boeing merupakan tiga buah pengeluar lain yang cuba untuk merekabentuk pesawat penumpang SST untuk pasaran Amerika Syarikat pada tahun 1960-an, tetapi tidak berjaya.

4. Lockheed L-2000
Lockheed L-2000 adalah pesawat supersonik rancangan Lockheed Corporation dalam kompetisi yang didanai pemerintah untuk membangun transportasi supersonik pertama Amerika Serikat '(SST) pada tahun 1960. L-2000 kehilangan kontrak dengan Boeing 2707, tetapi desain keduanya bersaing dan akhirnya dibatalkan karena alasan politik, lingkungan dan ekonomi.
Pada tahun 1961, Presiden John F. Kennedy berkomitmen untuk subsidi 75% dari pengembangan pesawat komersial untuk bersaing dengan Concorde. Direktur Federal Aviation Administration (FAA), Najeeb Halaby, terpilih untuk memperbaiki desain Concorde daripada bersaing head-to-head dengan pesawat Boeing 2707. SST, yang mungkin telah mewakili kemajuan yang signifikan atas Concorde, pesawat ini dimaksudkan untuk membawa 250 penumpang (dalam jumlah besar pada waktu itu), terbang di Mach 2,7-3,0, dan memiliki jangkauan dari 4.000 nm (7.400 km).
Program ini diluncurkan pada tanggal 5 Juni 1963, dan FAA memperkirakan bahwa pada tahun 1990 akan ada pasar untuk 500 SST. Boeing, Lockheed dan Amerika Utara menanggapi secara resmi. Desain Amerika Utara itu segera ditolak, namun desain Boeing dan Lockheed dipilih untuk studi lebih lanjut.

5. Boeing 2707
Boeing 2707 dikembangkan sebagai pesawat supersonik pertama Amerika (SST). Setelah memenangkan sebuah kompetisi untuk kontrak yang didanai pemerintah untuk membangun SST Amerika, Boeing memulai pembangunan di fasilitas di Seattle, Washington.Tetapi Produksi pesawat ini dibatalkan. sedikitnya biaya dan kurangnya pemasaran menyebabkan pembatalan produksi pada tahun 1971 .

kaskus.us

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts