NIKMATI LAYANAN TRAVEL PRIBADI, BOOKING DAN CETAK SENDIRI TIKETNYA

BIRO TIKET PESAWAT ONLINE

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..



KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini


BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA


Bergabung? silahkan klik disini


Jumat, 13 Mei 2011

Alasan China Tak Butuh Sertifikat FAA

Ilustrasi (Ist)
Ilustrasi (Ist)

JAKARTA - China nampaknya sudah sangat percaya diri dengan industi pesawat terbangnya. Salah satu produknya yang adalah pesawat tipe MA-60 yang dioperasikan maskapai Merpati Airlines.

Buktinya, China tak mendaftarkan pesawatnya ini untuk mendapatkan sertifikat dari Federal Aviation Administration (FAA) Amerika, ataupun European Aviation Safety Agency (EASA) Eropa, yang biasanya jadi patokan dunia untuk melabel ketangguhan pesawat.

MA-60 disertifikasi langsung oleh China sendiri. "Dari awal produksinya, China memang tidak berniat mengajukan validasi sertifikat tipe MA-60 ke FAA atau EASA," ujar staff ahli Bidang Regulasi dan Keselamatan Perhubungan Kementerian Perhubungan, Budhi M Suyitno saat ditemui di ruangannya, Jakarta, Kamis (12/5/2011).

Menurut Budhi, pengalaman China yang sudah lebih dari 10 tahun tanpa ada kecelakaan udara, adalah bukti bahwa mereka sudah tidak butuh FAA dan EASA lagi.  palagi, industri roket China yang menjadi satelit hampir tidak pernah ada gangguan. "China ingin menjadi industri penerbangan kelas dunia," katanya.

Dengan fakta-fakta itu Budhi menilai sah-sah saja jika China bercita-cita menjadi kekuatan ketiga dalam industri pesawat terbang, setelah Amerika dan Eropa.

Terlebih, pasaran pesawat buatan Cina ini memang tidak banyak menyasar negara-negara di kawasan Amerika dan Eropa, melainkan Afrika dan Asia. Selain Indonesia, sejumlah negara di kawasan Asia seperti Myanmar atau Kamboja, juga sudah menggunakan pesawat ini.

"Karena pemasaran mereka ditujukan ke negara-negara berkembang di Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Mereka ingin menjadi kekuatan ketiga, dan itu sah-sah saja," katanya. 


Dwi Afrilianti - Okezone











0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts